1.23.2015

Reviewing 2014

*This post is aim to remind myself to do harder effort to achieve my goals*

Before January ends, I really should post this. So the story begins years ago when I always write my dreams and targets in the end of every year. I started this as routines after hearing some opinions about the magic of written dreams, so you will know what things to be achieved and your surroundings will support you. I skipped this thing on 2013 because I faced big problems in the end of 2012, so my focus is only to solve those problems. But then I realized that everyone must have their own problems. So I just need to chin up, do my best, pray harder, and let Allah do the rest.


























So I need to review my 2014’s resolution, here they are:
  1. 5 times of daily prayer (Not yet checked) 
  2. Dhuha prayer (Not yet checked)
  3. Monday – Thursday fasting (Not yet checked)
  4. Tahajud prayer (Not yet checked)
  5. Khatam (Checked)
  6. Full ramadhan fasting (Checked)
  7. Full syawal fasting (Checked)
  8. Qurban (Checked)
  9. Zakat fitrah (Checked)
  10. TOEFL score :  550 (Too bad my score is only 510)
  11. New job in HR world (Got the opportunities to take tests in some companies but unfortunately none of them is hiring me. And I still believe it is just the matter of time to get my HR job. Alhamdulillah for those experiences) 
  12. Start my master degree (In Shaa Allah in a blink of eyes. Soon) 
  13. New glasses (Checked) 
  14. Nike running shoes (Checked) 
  15. 62 kg (Still in 67 kg. Blaaah!) 
  16. Drive smoothly and safely (My mom is still shouting everytime I drive) 
  17. Vacation outside Jakarta (Checked! I went to Malang, Lampung, Pagar Alam, Palembang, and Bengkulu) 
  18. New laptop (Note yet checked, still in love in my current Asus) 
  19. Pee on the plane (Checked! My first pee in the air while flying with Garuda Indonesia. Hahaha.!) 
  20. Charity with orphan (Not yet checked) 
  21. 10 grams gold investment (Checked) 
  22. Holycow (Not yet checked) 
  23. New tuxedo (Note yet checked) 
  24. Have “guru ngaji” (Not yet checked) 
  25. Start my yoga (Checked! Thanks to Martin Johannes Haholongan Pandiangan to take me join for free in your class) 
  26. Ride commuter (Checked) 
  27. Umroh (Still digging the gold) 
  28. Watch mocking jay premiere (Checked! Thanks to MK for accompanying me) 
  29. 20 surah of Al Quran (50% completed) 
  30. Medical check up (Checked) 
  31. Prayer after adzan (Not yet checked)
Well oh well, not all of them got checked. But I really should say big Alhamdulillah, 2014 was giving me lots of experiences and learning. I need to work my ass harder this year to complete the random puzzle named pieces of dream. Last but not least, I got signed temporarily into Bengkulu since December 5th 2014. Never bored to say Alhamdulillah for every single thing.! Let’s get “sweat” in 2015, Folks :)

12.22.2014

The Lucky Guy



Do you want to hear a story?
Before you close your eyes
Or while you are having your breakfast.

It is such a simple story.
Of course it is about me.
Who named is beginning with an A.

The story started when people call me the lucky guy.
Whose got nothing,
only a girl with a pretty smile.

They say I am lucky.
To have a girl who care ordinarily.
Not too much and not too less.

They say I am lucky.
To have a girl with imperfections.
So the boredom never comes to me.

They say I am lucky.
To have a girl with a pure heart.
So I never get lost on my way.

But I think they are all wrong.
I am not that lucky guy.
I am the luckiest one.
For having you in my life.

2.07.2014

Doa dalam Social Media


Terlalu banyak yang berpendapat bahwa “Apabila kau ingin berucap asa pada Tuhan, lakukanlah setelah ibadah yang kau lakukan. Bukan melalui social media dimana semua orang dapat membacanya, karena toh Tuhan tidak punya social media.”

Entah mengapa saya tidak pernah setuju dengan pendapat ini secara utuh. Bahkan terkadang terlalu emosi dan berkomentar atas pendapat beberapa orang ini. Namun saya menyadari itu hak mereka masing-masing untuk mempunyai pendapat. Sama halnya dengan saya.

Sebenarnya  pendapat tersebut tidak sepenuh salah. Sekali lagi, ini hanya pandangan saya yang masih sangat miskin ilmu. Karena memang benar bahwa Tuhan sangat mencintai hambaNya yang selalu beribadah dengan baik kepadanya, sehingga ada anjuran untuk pintalah asamu setelah bersujud kepadaNya.
Pada sisi lain saya tidak sependapat dengan larangan untuk berdoa di social media dan Tuhan tidak punya social media. Hal ini karena berdoa itu dapat dilakukan dimanapun saat kita membutuhkannya kan? Dan menurut saya orang-orang yang (terkadang) berdoa melalui social media, merasa akan sedikit lebih lega setelah melakukannya. Apabila ada yang tidak sependapat, ya jangan berhubungan dengan orang tersebut di social media. Se-simple itu.

Lalu pendapat yang mengatakan bahwa Tuhan tidak mempunyai social media. Secara harfiah benar. Tapi Tuhan itu kan Maha Segalanya dan yang pasti Maha Tahu. Bahkan saat kita hanya berkata dalam hati, Dia dapat dengan mudah mengetahuinya.

Intinya jangan terlalu men-judge seseorang berdasarkan berbagai post yang dia lakukan di social media-nya. Memang semua orang punya masalah, tapi kan kita tidak pernah merasakan di posisi dia. Dan sekali lagi, berdoa itu hak semua orang. Bukan ranah kita untuk menilai tata cara doa itu benar atau salah. Dan sebenarnya bukan ranah saya untuk berkomentar atas pendapat orang lain yang tidak sejalan dengan pemikiran saya, kembali lagi ini hanya tulisan dari seseorang yang masih miskin ilmu.

1.24.2014

Dedicated to Fitria Avicenna


Dearest Fitria Avicenna,

Looking backward to 2008 when we met for the first time, I can see a woman with humbly attitude and big potential. You always put your sincere smile on your pretty face. You always simply appreciate to others’ stories and actions. And you never gave up with your dreams although you have to pass the up and down phase.

I never expected when knowing that I had been chosen as your Mentor a year after. And that was the beginning for our relationship. I feel overwhelmed happy to be your mentor since I know you will become “someone” in the future, but the other side I feel terribly bad since I can’t put more times for our bonding.

And after years, I felt that the mentor-mentee relationship is no longer suit for us. Why? It is because you’re already able to stand by your own feet. You know what path you have to take. You know what good and bad for your own development. You know more things than me. So I decided to have sibling relationship with you. And the best part of it is the relationship is still happen until now.
Happy birthday my lovable sibling, my inspiring fellas, and my independent bestfriend. Thank you for teaching me how to struggle to achieve my goals. Thank you for inspiring me to be a better person. And thank you for your countless kindness during our sibling-tionship.

On my bended knee, I ask Allah to give you prosperity and protection. May you showered with love by people around you. Always be YOU and spread your positive energy to others just like you had to me. Happy birthday once again dearest sibling, really miss our good times.

Hugs from Lubuklinggau,
RPAA

11.25.2013

Resep Brownies Kukus Keju Coklat



Alhamdulillah akhirnya terealisasi juga rencana bikin brownies. Kue yang katanya bolu bantet ini, sudah jadi salah satu favorite cake buat saya. Mulai dari rasa original yaitu coklat, trus ada yang dimodifikasi dengan rasa keju, kacang, blueberry, pandan, dan pisang. Semua suka. Slrrpp.

Nah karena minggu2x kemaren saya dilanda rasa tidak enak di hati, akhirnya memutuskan healing dengan memasak. Ya, karena masak adalah salah satu hal yang paling menyenangkan untuk ngilangin rasa ga enak di hati selain nulis, olahraga, makan, atau belanja. Akhirnya beli bahan-bahan dan praktek di hari sabtu yang cerah ceria. Resep yang saya buat ini tentunya dari berbagai sumber yang dimodifikasi sesuai dengan lidah saya. Fyi, temen-temen kantor pada lahap makannya dan habis dalam waktu beberapa menit loh. Hehe.

Bahan-bahan

  • Adonan Coklat

a.      Bahan A

4 butir telur ayam
125 gram gula pasir
1,5 sdt TBM (emulsifier)
b.   Bahan B

60 gram margarin/butter
50 gram coklat masak (dark compound)
c.       Bahan C

           85 gram tepung terigu
           25 gram coklat bubuk
           0,5 sdt baking powder
           0,5 sdt garam 
  • Adonan Keju
a.       Bahan A
           4 butir telur ayam
          100 gram gula pasir
           0,5 sdt vanila bubuk (essence vanilla)
            0,5 sdm TBM (emulsifier)
           0,5 sdt garam
 b.      Bahan B
           75 gram tepung terigu
           25 gram susu bubuk vanila
           1 sdm tepung maizena
           0,5 sdt baking powder
 c.       Bahan C
80 gram margarin/butter
 d.      Bahan D

           100 gram keju cheddar parut
           1 sdm tepung terigu
  • Topping
          Keju cheddar parut 
             Irisan buah strawberry segar

Cara Membuat

  • Adonan coklat
a.    Kocok Bahan A dengan kecepatan sedang-cepat sampai tercampur semua dan mengembang. Sisihkan.
b.      Lelehkan Bahan B, lalu sisihkan.
c.    Campur merata Bahan C, lalu dimasukkan ke adonan Bahan A sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula. Setelah semuanya tercampur (adonan akan agak sedikit mengental dan pastikan tidak ada yang menggumpal), masukkan Bahan C. Aduk hingga merata. Sisihkan.
d.    Siapkan kukusan dengan air yang sudah mendidih. Jangan lupa untuk membungkus tutup kukusan dengan serbet makan atau kain untuk menghindari uap air jatuh ke adonan brownies, karena permukaan si brownies akan bolong-bolong ataupun brownies akan gagal karena terlalu banyak uap air yang jatuh.
e.     Siapkan pula loyang yang telah diolesi margarin di seluruh sisinya. Masukkan Adonan Coklat ke loyang sampai batas kurang dari setengah tinggi loyang. Lalu ketuk-ketuk atau dibanting si loyangnya agar adonan padat dan udara di dalamnya hilang.
f.       Masukkan loyang yang berisi adonan ke dalam kukusan dengan api sedang hingga +/- 10 menit atau sampai permukaannya agak mengeras sebelum nantinya ditambahkan Adonan Keju.
  • Adonan Keju
a.   Sambil nunggu Adonan Coklat matang, kita siapkan Adonan Keju. Kocok dengan kecepatan sedang-tinggi Bahan A sampai mengembang. Sishkan.
b.      Lelehkan Bahan C, sisihkan.
c.     Campur seluruh Bahan B hingga merata, lalu sedikit demi sedikit masukkan ke Bahan A dengan terus diaduk menggunakan spatula. Setelah semua tercapur merata, masukkan Bahan C.
d.   Setelah seluruh bahan tercampur, siapkan Bahan D. Keju cheddar yang sudah diparut agar ditaburi dengan tepung terigu. Hal ini dilakukan agar keju tercapur merata di adonan dan tidak mengendap di bagian bawah adonan.
e.      Masukkan Bahan D, lalu aduk hingga merata.
f.      Apabila permukaan Adonan Coklat sudah agak mengeras, masukkan adonan keju dan pastikan tidak ada udara di dalamnya. Kukus selama +/- 20 menit.
g.    Untuk melihat apakah brownies sudah matang atau belum, kita dapat menusuknya dengan lidi. Apabila masih ada adonan yang menempel di lidi, berarti brownies masih belum matang. Sebaiknya menusuk lidi di bagian tengah brownies, karena bagian ini yang paling lama matangnya.

Cara Menyajikan
  1. Setelah brownies matang, angkat loyang dari kukusan. Biarkan brownies agak menghangat +/- 10 menit, lalu tusukkan pisau di seluruh pinggiran loyang dengan hati-hati agar brownies terpisah dari loyang dan tidak rusak.
  2. Sajikan di piring saji, taburi dengan keju cheddar parut dan irisan buah strawberry.
  3. Paling nikmat disajikan selagi hangat. Nyooom.

Tips: Sebelum kedua adonan dikukus, silahkan dicoba terlebih dahulu. Apabila memang kurang manis, bisa ditambahkan gula atau susu kental manis. Porsi cukup untuk dirimu, dirinya, dan (calon) keluarga *keselek* Selamat mencoba! :))